This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 01 Mei 2010

100 kadet AAL ikuti latihan dasar selam

Sebanyak 100 orang Kadet tingkat II Angkatan 57 Akademi Angkatan Laut mengikuti Latihan Selam Dasar di Diving Tank dan Kombasin Koarmatim Surabaya. Ke-100 kadet tersebut terdiri dari Korps Pelaut sebanyak 43 orang, Tehnik 19 orang, Elektronika 12 orang, Suplai 13 orang dan Marinir 13 orang.

Latihan yang akan berlangsung masing-masing 9-10 hari ini, di bagi kedalam tiga (3) gelombang. Gelombang pertama telah dilaksanakan 12-21 April 2010, Gelombang kedua 22 April – 1 Mei 2010 dan gelombang terakhir 10-20 Mei 2010.

Gubernur Akademi Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Bambang Suwarto mengatakan bahwa latihan ini bertujuan untuk memberikan kemampuan selam bagi seluruh Kadet, sehingga akan dapat membantu dalam penugasan di masa mendatang, disamping itu agar kadet dapat menambah pengalaman dan ketrampilan, khususnya kemampuan menyelam dasar agar mampu melaksanakan penyelaman dengan cara yang benar.

Selain Diving Tank dan Kombasin Koarmatim, beberapa lokasi juga dijadikan tempat latihan antara lain Lakesla RSAL Dr. Ramelan, kolam renang AAL dan Seselam, Kobangdikal. “Materi pokok latihan teori maupun praktek meliputi Tes kemampuan di air, pemantapan renang gaya croll, teori kesehatan penyelaman, teori peralatan scuba, turun ke air tanpa alat, turun ke air dengan alat scuba, dan menyelam dengan alat scuba. Sementara materi praktek meliputi Buddy breathing, pengenalan dan praktek BCD/menyelam 10m, Duck Dive, bongkar pasang alat scuba di kedalaman 5m, fin swimming di laut, menyelam di laut, dan pengambilan brevet”, ujar Kolonel Laut (KH) Sony Santoso yang sehari hari menjabat sebagai Kepala Departemen Jasmani AAL. (Bagpen AAL)


Sbr : Bangpen

Jumat, 30 April 2010

Menhan Kunjungi Pulau Terluar Miangas

Liputan6.com, Manado: Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengunjungi pulau terluar Miangas di Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, 30 April sampai 1 Mei 2010, dalam rangka memantau kondisi keamanan di bagian utara Indonesia itu. "Kunjungan Menhan itu sekaligus meresmikan prasasti Pertahanan Indonesia di bagian utara Indonesia, sebagai bentuk pengakuan kedaulatan bangsa Indonesia," kata Kepala Humas Pemprov Sulut Christian Sumampouw di Manado, Jumat (30/4).

Menhan yang didampingi Gubernur Sulut serta jajaran Muspida provinsi tersebut menumpangi KRI Iskandar Muda dengan nomor lambung 367, bertolak dari Pelabuhan Bitung. Kunjungan pejabat negara itu sekaligus mempertegas kepada dunia internasional, termasuk negara tetangga Filipina, bahwa pulau terluar Miangas dan Marore adalah milik Indonesia.

Sementara itu, anggota DPRD Sulut dari daerah pemilihan Talaud dan Sangihe Ben Alotia mengharapkan adanya perhatian serius pemerintah terkait pembangunan dan keamanan di pulau-pupau terluar yang ada. "Ada 11 pulau terluar di bagian utara Indonesia membutuhkan perhatian pemerintah, seperti konteks pelayanan pembangunan dan kesejahteraan rakyat serta keamanan," katanya.(ADO/Ant/Ars)


Sbr : Liputan6

Mayjen Tono Suratman Jabat Asops TNI

JAKARTA, KOMPAS.com — Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso menerima laporan serah terima jabatan Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI dari Mayjen Supiadin Yusuf ke pejabat baru, Mayjen Tono Suratman, Jumat (30/4/2010) di ruang kerja Panglima TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Dalam siaran pers Pusat Penerangan Mabes TNI disebutkan, sertijab didasari Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/187/III/2010, tertanggal 25 Maret 2010. Mayjen Tono Suratman sebelumnya menjabat Panglima Komando Daerah Militer VI/Tanjung Pura. Sementara Supiadin selanjutnya menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun.

Tono Suratman adalah lulusan Akabri Darat tahun 1975. Pria Kelahiran Makassar, 16 September 1952 itu memulai karier militernya sebagai Komandan Peleton (Danton) 2/113/Grup-1 Kopassus dan berpengalaman tugas dalam sejumlah operasi militer, seperti Operasi Seroja (1978, 1983, dan 1986), Operasi Irian Jaya (1982), dan operasi Timor Timur (1988 dan 1996). Sedangkan pengalaman penugasan keluar negeri meliputi tugas-tugas kemiliteran dan non-militer ke 21 negara, antara lain Belanda, Perancis, Amerika Serikat, Inggris, Australia, Jerman, dan Korea Selatan.

Tono Suratman juga pernah menjadi atlet anggar yang memperkuat Tim Nasional dalam berbagai kejuaraan anggar, seperti Kejuaraan Anggar Antar Angkatan Bersenjata di Belanda tahun 1992 dan Atlet Kejuaraan Dunia Anggar di Bulgaria tahun 1986. Tanggal 17 April 2010, Tono Suratman terpilih secara aklamasi untuk kembali menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia periode 2010-2014.(Ars)


Sbr : Kompas

PT Pindad Jual 32 Panser ke Malaysia

BANDUNG--MI: PT Pindad dalam waktu dekat akan menjual 32 unit peralatan tempur jenis panser kepada Malaysia. Bersama Departemen Pertahanan, perusahaan itu juga tengah menjajaki kerja sama dengan beberapa negara lain.

Direktur Utama PT Pindad Adik Avianto Soedarsono, Jumat (30/4), mengatakan penjualan sebanyak 32 unit panser ke Malaysia tinggal menunggu kesepakatan akhir yang rencananya baru akan dilakukan Mei mendatang.

Sedangkan mengenai rencana kerja sama (penjualan) panser ke Vietnam dan Filipina, dilakukan karena kedua negara itu mengaku tertarik dengan panser produksi PT Pindad. "Untuk sementara ini masih dalam tahap penjajakan," jelasnya.

Ia menjelaskan, penjualan panser ke sejumlah negara merupakan bukti keseriusan PT Pindad untuk mendominasi pasar regional Asia Tenggara, sekaligus mendongkrak penjualan peralatan tempur jenis panser.

Menurut Adik, hingga saat ini panser pesanan Malaysia masih dalam proses uji coba dengan beberapa komponen, seperti mesin, sistem pendingin, dan transmisi, masih perlu disempurnakan

Panser pesanan Malaysia, katanya, perangkat mesinnya tidak lagi menggunakan buatan Renault, melainkan menggunakan mesin Mercedes-Benz. "Karena Renault kini menjadi pesaing PT Pindad dalam memasok kendaraan ke Malaysia, sehingga harus mengganti komponen mesin," ujarnya.

Namun demikian, PT Pindad belum memastikan apakah panser yang akan dijual ke Malaysia akan menggunakan mesin Benz. Adik mengemukakan ada dua pilihan mesin yang akan dipakai untuk panser tersebut, yaitu Mercedes-Benz atau Deutz yang hampir sama dengan mesin Renault berkapasitas 7.000 cc dan berkekuatan 320 tenaga kuda. (EM/OL-01/Ars)


Sbr : MediaIndonesia

Selasa, 27 April 2010

Korem 121/ABW Minggu Militer Gelar Sosialisasi Taktik Bertempur Baru

Pontianak, Selasa (27/4), Pelaksanaan minggu militer pada minggu ke IV April 2010 di Korem 121/ABW diisi dengan kegiatan Sosialisasi Taktik Bertempur Baru oleh Pasilat Korem 121/ABW Mayor Inf Daniel Lumbanraja.

Adapun materi yang diberikan meliputi tehnik dan taktik bertempur baru yang terdiri dari Tehnik Bertempur, Tehnik Sweeping, Tehnik melintasi daerah bahaya, Teknik Naik dan kedudukan dalam pesawat, Tehnik serbuan dalam ruangan dan tehnik evakuasi korban.

Sedangkan Taktik yang dilatihkan adalah Taktik penghadangan pemukiman, serangan pemukiman dan perkotaan,Taktik pertahanan, Taktik penyergapan pemukiman dan perkotaan, Taktik perlawanan penghadangan kendaraan serta taktik Pengamanan Rute.

Kegiatan Sosialisasi Taktik bertempur baru ini dilaksanakan selama satu minggu yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tentang taktik tempur bagi prajurit Kodam VI/Tpr khususnya Korem 121/ABW guna mengoptimalkan tugas pokok satuan sehingga dapat menjadikan prajurit yang lebih profesional dalam menghadapi tugas-tugasnya yang dihadapkan dengan tuntutan tugas, perkembangan tehnologi serta pengaruh global pada saat ini.

Kegiatan Soaialisasi Taktik Bertempur baru ini akan dilaksanakan di Korem 121/Abw secara berlanjut dan berkesinambungan pada saat minggu militer dan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penataran latihan taktik bertempur baru yang belum lama ini dilaksanakan di Secata B Singkawang, demikian tegas Kasiops Korem 121/Abw Mayor Inf Denny Fardany saat ditemui oleh petugas Penrem 121/Abw diruang kerjanya. (Penrem 121/Dispenad/Ars)


Sbr : Dispenad

Danrem 071/WK : Pelihara kemampuan deteksi dini untuk antisipasi setiap ancaman

Demikian penegasan Danrem 071/Wk Kolonel Kav Teguh Rahardjo pada sambutannya, kepada para prajurit intelijen Korem 071/Wk, yang disampaikan Kasi Intelrem 071/Wk Letkol Inf Koesnarko, selaku Irup dalam acara Pembukaan Latihan Tehnis Tim Intel Korem 071/Wk, yang berlangsung Selasa (27/4), di Aula A. Yani Makorem 071/Wk Jl. Gatot Subroto, Sokaraja, Banyumas.

Hadir pada pelaksanaan Pembukaan Latnis Tim Intel ini para Kasirem 071/Wk dan Kabalakrem 071/Wk serta Perwira dan peserta Latnis Tim Intel Korem 071/Wk.

Lebih lanjut, Danrem 071/Wk menegaskan, bahwa jajaran Korem 071/Wk sebagai bagian dari TNI khususnya TNI AD perlu melakukan upaya pembinaan yang diarahkan kepada kesiapan untuk mengatasi dan mendeteksi secara cepat dan tepat berbagai permasalahan yang terjadi di wilayah, dalam konteks ini peran satuan intelijen menjadi sangat menentukan. Oleh karena itu kualitas aparat dan satuan intelijen perlu terus ditingkatkan, hal ini kedepan agar mampu mengantisipasi tantangan tugas yang lebih komplek.

Latnis Tim Intelrem 071/Wk ini dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 27 s/d 30 April 2010 dengan maksud dan tujuan agar setiap aparat intelijen dapat menguasai dan mahir dalam menjalankan tugasnya, selain itu menambah wawasan dan pengetahuan yang berhubungan dengan tugas dan tanggungjawabnya sebagai aparat intelijen. Sedangkan materi-materi dalam Latnis Tim Intel ini antara lain : Administrasi Intelijen, Tehnik Penyelidikan, Tehnik Penyamaran, Tehnik Penggalangan.

Pembenahan bidang Intelijen harus mencakup 2 bidang yakni kedalam dan keluar, kedalam adalah mewujudkan kondisi diri sendiri, baik pribadi maupun satuan agar moral kejuangan tetap tinggi, kesetiaan, disiplin, etos kerja serta kemampuan dan ketrampilan semakin profesional sehingga sasaran tugas intelijen benar-benar terwujud. Sedangkan penciptaan kondisi keluar adalah menciptakan kondisi aman, dinamis dan terkendali di wilayah Korem 071/Wk, jelas Danrem 071/Wk. (Penrem 071/Dispenad/Ars)


Sbr : Dispenad

TNI AD Prioritaskan Alutsista

JAKARTA--MI: TNI Angkatan Darat memprioritaskan pengadaan alat utama sistem senjata baru dari penambahan anggaran APBN-P 2010.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal George Touisutta di Jakarta, Selasa (27/4) mengatakan penambahan alat utama sistem senjata baru terutama diperuntukan bagi satuan kavaleri. "Alat utama sistem senjata baru itu antara lain kendaraan tempur dan sejumlah meriam," katanya.

KSAD menegaskan, pihaknya akan memprioritaskan pengadaan kendaraan tempur dari dalam negeri seperti PT Pindad. "Untuk kendaraan tempur yang sudah dapat kita produksi, maka kita pakai dari dalam negeri," ujar George.

Sedangkan untuk alat utama sistem senjata yang diadakan dari luar negeri, pihaknya mensyaratkan alih teknologi. Tentang berapa unit yang akan diadakan, Kasad menyatakan, pihaknya masih menghitung dan disesuaikan dengan anggaran yang ada.

Pada APBN-Perubahan 2010 , TNI mendapat alokasi tambahan anggaran Rp350 miliar. Alokasi anggaran itu, secara umum belum dapat memenuhi kebutuhan alat utama sistem senjata TNI secara memadai. (Ant/OL-06/Ars)


Sbr : MediaIndonesia

Informasi Pertahanan Rahasia Diputuskan secara Politik

JAKARTA--MI: UU Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik akan segera diberlakukan pada awal Mei 2010. Pasal 17C UU KIP mencantumkan bahwa informasi pertahanan bisa dikategorikan ke dalam informasi yang dikecualikan. Artinya, tidak seluruh informasi bisa dibuka kepada publik.

Menhan Purnomo Yusgiantoro menyatakan bahwa DPR dan Kementerian Komunikasi dan Informatika adalah pihak yang menetapkan itu melalui keputusan politik. "Di dalam UU KIP Pasal 17, kalau informasi pertahanan itu ada hal yang sifatnya rahasia. Yang tidak bisa dibuka di publik dan vokal poinnya bukan Kemenhan tapi Kemenkominfo dan DPR. Itu sudah ditetapkan dengan keputusan politik," ujarnya di Jakarta, Senin (26/4).

Ia menambahkan bahwa meski anggaran pertahanan dibahas bersama wakil rakyat di gedung parlemen, tapi tidak semua hal bisa diakses oleh publik. Misalnya, terkait pembangunan kekuatan pokok minimal dalam rencana strategis hingga tahun 2024. Hal lainnya yang bersifat tertutup akan ditentukan oleh Kemenhan sendiri sebagai penjuru bidang pertahanan negara.

"Hal-hal yang sifatnya tertutup itu tergantung Kemenhan. Jadi, ada hal-hal misalnya ada rencana blueprint beli pistol atau lainnya atau rencana essential force tentang apa yang dibangun. Itu semuanya ada hal-hal yang tidak bisa dibuka," tukasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi I DPR RI Kemal Aziz Stamboel menegaskan bahwa terkait masalah anggaran pertahanan, hal itu menjadi milik publik karena setiap tahunnya diundangkan dalam UU APBN. Hal ini membantah pernyataan mantan Kapuspen TNI Marsda Sagom Tamboen yang menyatakan bahwa anggaran pertahanan menjadi hal yang bisa dirahasiakan. (Din/OL-04/Ars)


Sbr : MediaIndonesia

Senin, 26 April 2010

BDM Yong Moodo disosialisasikan kepada seluruh jajaran TNI AD

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Mochammad Sochib, S.E., M.BA., bertindak selaku Irup dalam Upacara Pembukaan Pelatihan Bela Diri Militer (BDM) Yong Moodo Kodam II/Swj, Senin, 26 April 2010, bertempat di Lapangan Rindam II/Swj, Muara Enim, Sumatera Selatan.

Dalam upacara pembukaan ini, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Mochammad Sochib, S.E., M.BA., membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI George Toisutta yang mengatatan, bahwa Pelatihan Bela Diri Militer Tersebar ini merupakan kelanjutan dari pelatihan Bela Diri Militer Terpusat selama 2 minggu, pada tanggal 5 sampai 17 April 2010 lalu, yang dilaksanakan di Pusdikjas Kodiklat TNI AD. Kegiatan ini merupakan upaya mensosialisasikan BDM Yong Moodo kepada seluruh prajurit di Satuan Jajaran Angkatan Darat, sehingga 2 tahun ke depan diharapkan seluruh prajurit Angkatan Darat sudah memiliki kemampuan BDM Yong Moodo.

Sebagai alat pertahanan negara, TNI menjalankan fungsi sebagai penangkal, penindak dan pemulih untuk menjaga dan mempertahankan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam menjalankan fungsi tersebut, TNI setiap saat berhadapan dengan ancaman dan resiko, sehingga setiap prajurit dituntut untuk memiliki kemampuan mempertahankan diri yang baik dengan atau tanpa senjata.

Oleh karena itu, kemampuan BDM menjadi salah satu keterampilan yang harus dimiliki setiap prajurit guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas. Kita ketahui bersama bahwa tingkat kecakapan pada BDM yang ada saat ini tidak terukur dengan baik, sebagaimana layaknya pada tataran bela diri yang lain. Hal itu mengakibatkan kurangnya minat prajurit di Satuan Jajaran Angkatan Darat untuk memperdalam BDM, sehingga menyebabkan bela diri di Satuan Jajaran Angkatan Darat menjadi heterogen.

Untuk menyeragamkan BDM yang ada di Satuan Jajaran Angkatan Darat, maka saya perintahkan agar BDM yang ada sekarang ditingkatkan kualitasnya dengan jenis bela diri lain yang memiliki karakteristik lebih aplikatif, tepat sasaran dan yang sesuai dengan karakter prajurit, seperti BDM Yong Moodo.

Seni beladiri Yong Moodo merupakan penggabungan berbagai jenis olahraga bela diri dunia, seperti Karate, Taekwondo, Aikido, Jujitsu dan Judo. Metode serangan khususnya dengan tangan atau hand to hand combat sangat tepat dalam pertarungan jarak dekat tanpa senjata.

Oleh karena itu, perlu keseriusan kita untuk menata BDM Yong Moodo yang sudah dikembangkan pertama kali oleh Satuan Kostrad, baik mulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian dan sosialisasi maupun tingkatan kemahiran.

Untuk mewujudkan keterampilan dan kemampuan BDM Yong Moodo kepada seluruh prajurit Angkatan Darat, maka kita harus memiliki kesatuan dan persamaan persepsi bahwa BDM merupakan suatu kebutuhan mutlak dalam kehidupan sehari-hari dan ke depan diharapkan dalam perkembangannya dapat memasyarakat, sesuai dengan tuntutan zaman.

Latihan BDM Yong Moodo ini dilaksanakn selama 5 bulan, diikuti oleh 85 orang prajurit, masing-masing sebagai perwakilan dari setiap satuan jajaran Kodam II/Swj dan dari ke 85 orang perwakilan prajurit ini diharapkan nantinya dapat mengajarkan BDM ini kepada para prajut di satuannya masing-masing, tegas Pangdam II/Swj ketika memberikan pengarah di Aula Dodik Bela Negara Rindam II/Swj, sesaat setelah selesai acara pembukakaan latihan.

Hadir dalam upacara tersebut, Irdam II/Swj, para Asisten Kasdam II/Swj, para Kabalakdam II/Swj dan para Komandan Satuan. (Pendam 2/Dispenad/Ars)


Sbr : Puspen TNI AD

Kasum TNI terima penasehat militer PBB dari Nigeria

PUSPEN TNI (26/4),- Kepala Staf Umum TNI Marsekal Madya TNI Edy Harjoko menerima Letjen Chika Dibia Isaac Obiakor di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (26/4).

Letjen Obiakor adalah Penasehat Militer PBB dari Nigeria yang bermarkas di United Nations Departement of Peace Keeping Operations (UN DPKO)-New York sejak 21 Juli 2008. Ia lahir pada 18 Februari 1951 di Zaria, Nigeria dan mengawali karir militernya di Akademi Pertahanan Militer Nigeria tahun 1973. Jabatan tertinggi yang pernah diduduki pada misi PBB adalah sebagai Force Commander di UNMIL (United Nations Mission in Liberia) dari tahun 2006 – 2008. Sebelumnya, ia adalah Komandan Divisi Infanteri Mekanis-2 Angkatan Darat Nigeria. Disamping itu, Letjen Obiakor pernah menjabat sebagai Komandan ECOMOG (Economic Community of West African Status Monitoring Group) Brigade Artileri di Liberia dari tahun 1996 - 1997, dan bertugas sebagai Ketua Koordinator Pemilu Nasional Liberia tahun 1997.

Sebelum menempati jabatan pada tugas-tugas operasi perdamaian dunia, ia bertugas sebagai Chief of Administration (Kepala Administrasi) Angkatan Darat Nigeria yang bertanggung jawab untuk kesejahteraan, disiplin, dan pelayanan kesehatan seluruh personel militer Nigeria. Pendidikan yang pernah ditempuh antara lain, Africa Centre for Strategic Study Washington DC, USA, National War College Nigeria dan Master of Degree pada program Study Stategic University of Ibadan Nigeria. Letjen Obiakor tercatat banyak berpartisipasi pada sejumlah kursus dan operasi dalam negeri dan internasional. Ia menikah dan dikaruniai 4 (empat) orang anak.

Kepada Kasum TNI, Letjen Obiakor menyampaikan keKagumannya kepada personel TNI yang bertugas sebagai Peace Keeping di Lebanon pada misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon), karena telah bertugas dengan sangat baik. Kedatangan Jenderal dari Nigeria tersebut adalah untuk menawarkan kepada Indonesia menjadi tempat penyelenggaraan seminar Peace Keeping pada bulan Nopember 2010 mendatang. Letjen Obiakor merasakan bahwa kedatangannya ke Indonesia merupakan nostalgia tersendiri, karena pada tahun 1998 dia pernah tercatat sebagai salah satu siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Bandung.
Turut mendampingi Kasum TNI antara lain Waasops Panglima TNI Laksma TNI S. Budiono dan Kepala Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (Ka PMPP) TNI Brigjen TNI I Gede Sumertha KY, PSC.(Ars)


Sbr : Puspen TNI

Minggu, 25 April 2010

Pentagon diam-diam meluncurkan robotik X-37B ke luar angkasa

WASHINGTON - Diam-diam militer Amerika Serikat (AS) meluncurkan pesawat tanpa awak ke luar angkasa Kamis petang waktu setempat (22/4) atau kemarin pagi WIB (23/4). Diusung roket Atlas V, pesawat robotik X-37B itu bertolak dari Cape Canaveral, Florida, sekitar pukul 19.52 waktu setempat.

"Peluncuran sedang berjalan," terang Jubir Angkatan Udara (AU) AS Mayor Angie Blair kepada Agence France-Presse kemarin. Ditayangkan langsung lewat situs resmi AU, proses peluncuran pesawat ulang-alik tersebut tampak berjalan lancar. Pesawat yang bentuknya menyerupai Discovery itu berukuran panjang 8,9 meter dengan rentang sayap 4,5 meter.

Meski peluncuran X-37B ditayangkan, militer AS tetap bungkam mengenai misi pesawat tanpa awak tersebut. Dalam keterangan resminya, AU hanya menyebutkan bahwa pesawat itu dirancang sebagai laboratorium orbital dalam rangka mengujikan teknologi dan komponen baru militer. Militer AS menegaskan, X-37B akan kembali ke bumi dan mendarat di Pangkalan Udara Vandenberg, California, setelah misi tuntas.

Sayang, mereka tidak menyebutkan tanggal pendaratan pesawat robotik itu. "Jujur, kami tidak tahu kapan (pesawat X-37B) akan kembali ke bumi," ujar Gary Payton, deputi wakil ketua program angkasa luar AU, dalam konferensi pers. Dia memperkirakan, pesawat buatan Boeing Company tersebut akan mengorbit selama sembilan bulan. Pada 2011 nanti, pesawat X-37B kedua dijadwalkan melesat ke angkasa. (hep/c9/ami/Ars)


Sbr : JawaPos

Antipangkalan Uwak Sam Meruyak di Okinawa

KOMPAS.com — Warga Okinawa kembali menagih janji. Persoalan yang tak lekang adalah pemindahan segera pangkalan militer Uwak Sam (US) di pulau di wilayah Jepang selatan itu.

Jadilah, sebagaimana warta AFP dan laman globalsecurity.com pada Minggu (25/4/2010), puluhan ribu warga pulau itu kembali berunjuk rasa. Sejatinya, empat tahun lalu AS dan Jepang sudah meneken kesepakatan agar pangkalan marinir AS di Funtema, masih di Okinawa, dipindahkan dari pusat ke daerah pantai.

Kendati demikian, pengunjuk rasa rupanya meminta lebih. Mereka ingin Perdana Menteri Yuko Hatoyama setia pada janjinya saat pemilu untuk memindahkan pangkalan itu sepenuhnya.

Memang, ribut-ribut soal pangkalan tersebut menjegal hubungan Hatoyama dengan AS. Pengamat mengatakan, Hatoyama bakl mempertaruhkan jabatannya demi penyelesaian masalah ini pada akhir Mei.

Warga Jepang sudah lama tak suka dengan kehadiran pangkalan Amerika yang besar di pulau itu. Ada sekitar 47.000 pasukan Amerika yang berpangkalan di Jepang dan sebagian besar berada di Okinawa.(Ars)


Sbr :Kompas

Korut : Diserang!! Senjata Nuklir akan berbicara

SEOUL, KOMPAS.com — Korea Utara memperingatkan, negara itu akan menggunakan senjata nuklir jika diserang oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, mengangkat ucapan Kepala Gabungan Utara Jenderal Ri Yong-Ho dalam pertemuan nasional pada malam ulang tahun angkatan bersenjata negara komunis itu.

"Pasukan bersenjata revolusioner DPRK (Korea Utara) siap sepenuhnya untuk membuat frustrasi setiap provokasi agresor dengan satu pukulan," kata Ri.

"Mereka akan memobilisasi semua alat, termasuk alat penangkis nuklir, akankah imperialis AS dan boneka penghasut perang Korea Selata berani masuk ke langit, tanah, dan laut DPRK meskipun hanya 0,001 mm," katanya.

Ia menambahkan, situasi mengerikan sekarang berlaku di Semenanjung Korea karena Korea Selatan yang berdekatan dan sekutunya, AS, yang ia katakan ingin memulai perang.

Pernyataan keras itu terjadi ketika ketegangan di antara kedua Korea itu meninggi karena tenggelamnya kapal perang Korea Selatan bulan lalu di dekat perbatasan laut yang diperselisihkan di Sungai Kuning dengan 46 orang tewas.

Seoul telah berhati-hati untuk tidak menuding secara langsung kepada Utara karena insiden di Sungai Kuning itu, yang meningkatkan hubungan yang telah tegang, dan Pyongyang menolak Korea Utara disalahkan.

Ketegangan tersebut mendorong Menlu AS Hillary Clinton untuk mengatakan, ia mengharapkan tidak akan ada salah perhitungan, yang dapat memicu perang baru di antara kedua Korea itu.(Ars)


Sbr : Kompas

Blogger news